Office 2010 Meluncur, Plus Microsoft Docs Online

WASHINGTON – Setelah versi beta diluncurkan beberapa waktu lalu, Microsoft akhirnya resmi menghadirkan versi baru software Office.

Hal ini dilakukan untuk mempertahankan posisi di pasar aplikasi bisnis, dan melawan tantangan aplikasi alternatif serupa yang digelontorkan Google secara online dan gratis. Selain itu, aplikasi Office milik Microsoft memang sudah lama tidak di-upgrade. Terakhir diperbaharui pada tahun 2006.

Perusahaan perangkat lunak terbesar di dunia ini telah meng-upgrade aplikasi Word, Excel, Outlook dan PowerPoint mereka yang populer. Bahkan Microsoft mengembangkan aplikasi online sendiri dengan fitur-fitur baru, mirip dengan Google Docs.

Beberapa perubahan yang dilakukan Microsoft seperti mengedit foto di Word, menggunakan video dalam PowerPoint, kolaborasi dokumen, dan menghubungkan kontak email ke informasi Facebook.

Namun, perubahan terbesar adalah Microsoft menyatakan diri untuk ikut menggunakan komputasi cloud, yang memungkinkan pengguna untuk memanipulasi dokumen yang tersimpan di server secara jarak jauh, dari manapun. Hal ini merupakan rencana Google yang telag diimplementasikan di Google Docs.

Pembeli Office di kalangan corporate akan memiliki akses langsung ke Microsoft Office Web Apps, versi online dari Word, PowerPoint dan program Excel untuk internet yang tersambung ke ponsel dan PC, tapi mereka harus membayar lebih untuk menggunakan layanan ini.

Konsumen biasa akan dapat menggunakan versi gratis secara online mulai bulan depan melalui layanan Microsoft Windows Live. Nantinya, Microsoft juga akan menarik pelanggan untuk membayar perangkat lunak yang digunakan secara penuh, dengan biaya antara USD100 dan USD500, tergantung pada tingkat fitur yang ada.

Strategi online menandai pergeseran besar untuk Windows yang sejauh ini bergantung pada perangkat lunak yang diinstal pada PC. Microsoft sendiri mengklaim Windows telah memiliki 500 juta pengguna.

Peluncuran ini otomatis membawa Microsoft ke dalam kompetisi langsung dengan Google Docs, dan membuat Microsoft harus mengikuti permainan Google untuk menyediakan software secara download, tidak lagi dijual melalui distribusi ritel. Google bahkan membebaskan biaya untuk para pengguna pribadi, dan membebankan USD50 per tahun untuk satu pengguna di sebuah perusahaan.
Google mengklaim, sejak diluncurkan empat tahun lalu, sekira 25 juta pengguna internet telah menggunakan Google Docs. Beberapa analis khawatir, pembebanan biaya untuk versi online akan membuat rugi satu dari dua mesin penghasil keuntungan Microsoft.

Margin akan turun, tetapi secara keseluruhan pendapatan dan keuntungan akan meningkat seiring dengan target Microsoft mengambil keuntungan lebih besar dari anggaran teknologi sebuah perusahaan,” ujar Stephen Elop, Kepala Divisi Bisnis Microsoft seperti dikutip melalui Reuters, Kamis (13/5/2010).

“Margin lebih rendah sebagai persentase dari pendapatan karena kita telah membeli hardware dan menyediakan pelayanan yang melibatkan masyarakat,” kata Elop. Tapi yang paling penting, lanjutnya, keuntungan mutlak diharapkan naik sebagai akibat dari penggunaan komputasi awan.

Divisi bisnis Microsoft, yang mendapatkan 90 persen penjualannya dari Office, rata-rata mendapatkan keuntungan sekira USD2,8 miliar per kuartal. Angka itu adalah 47 persen dari total keuntungan Microsoft di tahun fiskal ini, atau posisi kedua core bisnis Microsoft Windows Operating System.

Elop mengatakan dia berharap adopsi pelanggan untuk Office 2010 akan menjadi yang tercepat yang pernah ada, seiring dengan niat perusahaan untuk mulai menggantikan mesin yang mulai menua tahun ini, dan dapat meng-upgrade ke sistem baru Windows 7, serta Office 2010 pada saat yang sama. Elop mengatakan, 8,6 juta orang telah menggunakan Office 2010 di versi beta.

Menurut data terakhir dari firma riset Forrester teknologi, 81 persen perusahaan telah menjalankan Office 2007, sedangkan pengguna Google online (docs) hanya sekira 4 persen.

Sebuah jajak pendapat Forrester menunjukkan, hampir sepertiga dari pengguna Office yang ada berencana untuk meng-upgrade ke Office 2010 dalam waktu 12 bulan ke depan. (srn)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s