luna bangkrut 100 pegawai di PHK

JAKARTA | SURYA – Luna Maya terancam bangkrut. Gencarnya aksi demo terhadap aset bisnis milik Luna Maya di Bandung dan di Bali, menyebabkan artis yang diduga terlibat video syur bersama Ariel ini menghentikan berbagai kegiatan.

Selain manggung sebagai artis, beberapa kontrak ratusan juta dengan perusahaan kosmetik, dan hiburan terpaksa diputus. Dua kafe milik Luna di Bandung dan Bali pun ditutup menyusul aksi demo yang gencar.

Kafe Luna di Bali terletak pas bersebelahan dengan rumahnya di Jalan Raya Legian, Kuta, Bali sejak dua hari terakhir tak beroperasi. Kafe yang bergaya khas Bali itu pun sepi pengunjung. “Sejak kasus video itu kafe tutup, jadi sepi,” kata salah satu petugas keamanan kompleks di dekat kediaman Luna, Jumat (18/6).

Dalam kafe tampak meja dan kursi disusun rapi. Alat musik yang biasa berada di sudut kafe pun tidak terpasang.

Kondisi yang sama juga terlihat di kafe milik Luna Maya, “7 Sins” di Jalan Diponegoro 25, Bandung. Mulai Kamis (17/6) lalu, dua penanda `7 Sins’ di atas bangunan kafe dicopot. Poster dari kain juga tak tampak. Dari luar bangunan, tak ada penanda bahwa bangunan itu adalah kafe “7 Sins”.

Salah satu staf kafe, Keni, mengaku tak tahu apa-apa soal pencopotan plang tersebut. “Tanya saja ke manajer,” kata dia, Jumat (18/6).

Namun, ketika wartawan hendak menemui manajer kafe tersebut, dia tidak ada di tempat. “Biasanya datangnya malam di atas jam 21.00,” tambah Keni. Suasana di dalam kafe sepi, lampu belum dinyalakan.

Di kafe Luna di Bandung yang juga berarsitektur Bali itu, para calon pengunjung jadi waswas mampir karena sejak beberapa hari terakhir kafe itu jadi sasaran demo massa yang mengutuk kasus video tersebut. Sejak Kamis (17/6) pagi, polisi menjaga ketat “Cafe 7 Sins”.

Meski hingga kini belum jelas apakah Luna Maya terkait atau tidak dengan kasus video porno, hukuman sosial sudah diterima artis cantik berusia 26 tahun itu.

“Sebagai dampak kasusnya, semua kontrak (Luna) sudah diputus. Usaha Luna ditutup karena diprotes masyarakat. Coba bayangkan 100 orang pegawai di-PHK,” ungkap kuasa hukum Luna, OC Kaligis, saat ditemui di gedung Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri, Jakarta, Jumat (17/6).

Kontrak iklan Luna dengan sabun Lux disebut-sebut bernilai miliaran selama setahun. `Peliburan` Luna sebagai presenter televisi, misalnya, untuk acara Dahsyat RCTI, dikabarkan membuatnya kehilangan sekitar Rp 7 juta per hari, atau sebulan hampir Rp 200 juta.

Pun panggilan-panggilan sebagai pembawa acara (MC) dan penghibur macet sejak kasus video mesum itu. Sekali menyewa Luna sebagai MC, honor yang dibayarkan untuknya dikabarkan sekitar Rp 15 juta.

Kaligis menganggap kondisi yang dihadapi Luna sebagai ketidakadilan. Sebab, sampai sejauh ini Luna belum dinyatakan bersalah oleh pihak berwenang.

“Masak dengan kondisi begini, mau dihukum juga? Apa pantas? Buat apa ada asas praduga tak bersalah. Masih ada kasus yang lebih besar,” paparnya.

“Usaha dia sudah ditutup, sudah enggak ada usaha lagi. Janganlah masyarakat menghukum mereka lagi. Kasihan yang bekerja di sana, coba bayangkan kalau ada saudara Anda bekerja di sana,” ujar Kaligis saat hendak mendampingi Luna dalam pemeriksaan terkasus kasus video itu.

Menurut Kaligis, tekanan demi tekanan yang dialaminya, membuat Luna sedih. Belakangan ini, Luna kerap menangis dan menyesalkan sikap publik yang menekannya habis-habisan. Padahal, Luna merasa tidak berbuat apa-apa, tetapi desakan yang diterimanya melebihi kasus koruptor yang menggerogoti uang rakyat.

“Sampai kemarin dia (Luna) enggak bisa bilang apa-apa. Dia nangis. Kata dia, ‘Saya bikin apa sih?`,” kata Luna seperti dituturkan Kaligis.

Tato Sudah Hilang?

Sementara itu, kemarin Ariel dan Luna mendatangi gedung Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus video mesum. Ariel datang lebih dulu sekitar pukul 08.30 WIB, dan menyusul Luna pada 09.00 WIB. Kedatangan pasangan kekasih itu adalah yang kedua setelah yang pertama pada 11 Juni lalu.

Wartawan sempat terkecoh karena meskipun dipanggil ke Bareskrim, keduanya masuk ruang pemeriksaan lewat pintu gedung Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor).

Menurut Direktur I Keamanan Transnasional Bareskrim, Brigjen (Pol) Saud Usman Nasution, baik Ariel maupun Luna masih bersikukuh menyangkal terlibat video mesum. Selain video `Ariel-Luna`, satu lagi video mesum juga menampilkan lelaki mirip Ariel dengan perempuan mirip Cut Tari.

“Sampai saat ini mereka belum mengakui kalau yang tampil di video itu mereka dan milik mereka. Tapi, kita enggak mengejar pengakuan. Kami tidak memaksa untuk mengaku,” kata Saud dalam penjelasan kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (18/6) sore.

“Kita tidak mengejar pengakuan melainkan pembuktian, dan kita coba dengan bukti yang ada, akan kita buat terang kasus ini,” katanya.

Untuk mendapatkan pembuktian itu, kata Saud, penyidik tidak hanya akan melakukan pemeriksaan fisik kepada keduanya. Namun, juga akan melakukan segala metode pembuktian yang dikenal dalam ilmu pembuktian. Dari pemeriksaan maraton atas keduanya, polisi sudah mendapatkan data yang lebih maju.

Setelah menjalani pemeriksaan sekitar 11 jam, pukul 20.10 WIB Luna keluar dari ruang pemeriksaan tanpa ditemani Ariel karena Ariel masih diperiksa. Hingga kemarin polisi masih menyatakan keduanya berstatus sebagai saksi, belum tersangka.

Dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian, Luna yang mengenakan kemeja berwarna cokelat keluar melalui pintu belakang gedung Puslabfor Mabes Polri. Ia menutupi kepalanya, sehingga sempat mengecoh wartawan yang menunggunya sejak pagi.

Begitu keluar gedung, ia langsung masuk ke dalam sebuah mobil Nissan X-Trail bewarna perak, yang telah menanti persis di depan pintu belakang Puslabfor dan langsung membawa Luna pergi.

Kondisi ini sempat menyulitkan para wartawan untuk mengambil foto, bahkan mewawancarai Luna. Sejumlah juru foto sempat menahan laju kendaraan yang ditumpangi Luna. Namum, sopir tetap nekat melaju dan menyerempet sejumlah juru foto yang berusaha mengambil gambar Luna. Luna yang duduk di kursi penumpang sebelah kiri terlihat sempat kaget ketika mobil yang dia tumpangi menyerempet wartawan.

Menurut Saud, hingga kemarin belum dilakukan pemeriksaan fisik terhadap Luna. Pemeriksaan itu nanti akan terkait dengan cek silang atas tato bergambar lumba-lumba, yang dalam video porno itu terdapat pada pinggul kiri perempuan mirip Luna Maya. Namun, kabarnya, Luna tidak memiliki tato itu. Isu yang santer beredar, Luna sengaja mendatangi seorang dokter di Singapura untuk ‘menghapus’ tato itu. Benarkah?

“Kita akan kembangkan semuanya, enggak usah khawatir,” ujar Saut.

Saud mengatakan, pihaknya sudah memperoleh informasi tentang dokter tersebut. Dan, informasi itu akan ditindaklanjutinya karena Mabes Polri telah memiliki data perjalanan Luna ke luar negeri pascakasus video porno itu.

“Kita sudah ambil data-data perjalanan beliau (Luna, red). Kita akan cari (dokternya),” katanya. Saud menambahkan, saat ini penyidik juga telah merangkum seluruh keterangan ahli yang telah dimintai keterangannya dalam kasus itu.

Ariel, Luna dan Cut Tari terancam terkena pasal berlapis jika terbukti secara sadar mendokumentasikan hubungan intim yang menyebar kepada masyarakat, sehingga menjadi tindakan asusila.

Ketiganya dapat dikenakan Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman penjara 12 tahun, Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Pasal 27 ayat (1) tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman penjara enam tahun dan denda Rp 1 miliar dan Pasal 282 tentang asusila Kitab Undang-undang Hukum Pidana.

Boy Afrian Bondjol, salah-satu kuasa hukum Luna-Ariel dari kantor pengacara OC Kaligis & Associates, membenarkan bahwa belum dilakukan pemeriksaan fisik pada Luna.

“Status Luna dan Ariel masih sebagai saksi, belum ditetapkan sebagai tersangka,” kata Boy.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s