Mempersatukan Dunia Lewat World Englishes

Bali. Daya tariknya memang luar biasa. Tidak kurang dari 350 orang praktisi ELTdan spesialis World Englishes memadati gedung Wantilan, Sanur Beach Hotel pada saat berlangsungnya pembukaan LIA International Conference yang diadakan oleh LBPP LIA pada tanggal 28 April yang lalu.

liaintl

Pembukaan ini dihadiri oleh Deputi Menko Kesra Bidang Pendidikan, Agama dan Aparatur Negara, Prof. Fuad Abdul Hamied Ph.D, Kepala Dinas Pendidikan Dasar dan Menengah Bali, Drs. Wayan Suasta, Pengurus Yayasan LIA, Board of Directors di Yayasan LIA, para pembicara yang diundang, para sponsors dan juga wartawan dari berbagai media. Panitia menerima tidak kurang dari 193 abstracts dari seluruh dunia, meskipun setelah diseleksi hanya 71 lolos untuk dipresentasikan di acara yang berlangsung sejak tanggal 28-30 April, 2010 ini.

Menteri Pendidikan Republik Indonesia, Prof. Dr. Ir. Mohammad Nuh, dalam pesan tertulisnya menyampaikan harapan agar LIA, yang mengadakan konferensi ini berkaitan dengan ulang tahun emas Yayasan LIA, dapat berperan lebih besar didalam mempererat hubungan Indonesia dengan bangsa-bangsa lainnya melalui bahasa dan budaya.

Dalam sambutannya Prof. Dr. Conny Semiawan, Ketua Pengurus Yayasan LIA , mengatakan,” Pengakuan akan besarnya kontribusi para guru terhadap masa depan bangsa ini terus meningkat; oleh sebab itu, kita seharusnya mempunyai kapasitas untuk mendidik dan itu tergantung kepada kemampuan, totalitas dan kepedulian guru-guru. Kita berkumpul disini untuk mendiskusikan praktek dan pendekatannya, khususnya dalam konteks World Englishes, yang memampukan kita dalam menyikapi perubahan global yang harus dihadapi.” Ibu Conny yang sudah tiba di Bali sehari sebelumnya, juga menambahkan harapannya agar konferensi ini tidak hanya membuka wawasan guru-guru terhadap seni mengajar yang didapat dari hasil riset dan praktek pendidikan kontemporer melainkan juga mampu memanfaatkan teknologi informasi yang tersedia secara optimal.

Direktur Utama LBPP LIA, Drs. Sudibyo Siyam, MA mengatakan,” Sebagai pendidik kita harus terus meningkatkan kemampuan profesional dan pengetahuan disepanjang karir kita. Pengembangan profesi perlu untuk menghindarkan kita dari fenomena ‘burning out’.”

Menurut Hafilia Ismanto, Direktur Akademis LBPP LIA, yang bertindak sebagai ketua panitia, LIA International Conference 2010 bertujuan menyediakan wadah bagi para pakar dan praktisi pengajaran bahasa Inggris dari seluruh dunia untuk berbagi wawasan, pengetahuan dan pengalaman tentang aspek-aspek sosial, budaya dan linguistik dalam pembelajaran dan pengajaran bahasa Inggris diberbagai negara. Hal ini dilatarbelakangi oleh semakin banyaknya masyarakat dunia yang bukan penutur asli menggunakan bahasa Inggris sebagai alat komunikasi untuk meningkatkan pendidikan, karir dan memperbaiki ekonomi mereka. Akibatnya, semakin banyak versi bahasa Inggris yang dapat mempengaruhi pengertian dalam berkomunikasi. Melalui forum ini diharapkan akan lebih besar saling pengertian, toleransi, penghargaan dan penerimaan akan kepelbagaian budaya-budaya yang ada didunia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s